Ad Code

Responsive Advertisement
6/recent/ticker-posts

Kriminalitas Sebagai Jalan Bertahan dalam Budaya Ketimpangan (Analisis Sosiologi Budaya dan Kriminalitas dalam Film Parasite)


 Rp.100.000


Penulis: Suwarno, Pairul Syah, Damar Wibisono dan Teuku Fahmi

Editor: Moh Nizar

Ukuran: 15,5 x 23 cm

Tebal:  61  hlm

Penerbit: Madrasah Digital Group

ISBN: 

Harga: Rp. 100. 000-,

Sinopsis

Film Parasite karya Bong Joon-ho dipilih sebagai objek kajian utama bukan semata karena popularitas dan prestasinya di kancah internasional, melainkan karena kekayaan simbolik dan kedalaman kritik sosial yang dikandungnya. Film ini tidak hanya menampilkan jurang antara kaya dan miskin secara visual, tetapi juga merepresentasikan bagaimana ketimpangan tersebut diinternalisasi, dinormalisasi, dan dijalani sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Melalui bahasa sinematik yang subtil, Parasite menghadirkan realitas sosial yang terasa dekat dengan pengalaman banyak masyarakat di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

Buku ini secara khusus memfokuskan analisis pada hubungan antara ketimpangan sosial, budaya, dan kriminalitas. Tindakan tindakan ilegal yang dilakukan oleh keluarga Kim dalam film Parasite tidak dibaca sebagai kejahatan individual yang berdiri sendiri, melainkan sebagai strategi bertahan hidup dalam sistem sosial yang tidak menyediakan akses yang adil dan setara. Dalam kerangka teori Strain Robert K. Merton, tindakan tersebut dipahami sebagai bentuk adaptasi “inovasi”, yakni penerimaan terhadap tujuan budaya yang sah—pekerjaan, pendapatan, dan stabilitas hidup—namun dengan cara-cara yang menyimpang karena sarana legal sulit dijangkau.

Posting Komentar

0 Komentar