Ad Code

Responsive Advertisement
6/recent/ticker-posts

PENDIDIKAN PANCASILA UNTUK KAMPUS BERMAKNA DAN BERDAMPAK

 


Rp.78.000

Penulis: M. Yunasri Ridhoh, M.Pd.

Editor: Josafat Gracia Ginting, S.M., M.M.

Ukuran:  15,5 x 23 cm

Tebal:  viii + 391 hlm

Penerbit: Madrasah Digital Group

ISBN: 

Harga: Rp. 78.000-,

Sinopsis

Kandungan utama buku ini membedah konsep dasar Pendidikan Pancasila agar tidak sekadar menjadi hafalan normatif, melainkan sebagai kerangka kritis untuk merespons persoalan nyata dalam kehidupan berbangsa. Pembahasan berpusat pada berbagai kedudukan fundamental Pancasila, yaitu sebagai dasar negara, ideologi nasional, falsafah bangsa, perjanjian luhur, sumber nilai, paradigma, dan etika berbangsa-bernegara. Melalui penjabaran tersebut, Pancasila secara tegas ditempatkan sebagai kompas etis dan landasan filosofis yang membimbing penyelenggaraan negara, pembuatan kebijakan publik, serta alat evaluasi terhadap dinamika sosial kemasyarakatan.

Buku ini juga menelusuri secara kritis dinamika dan pergulatan Pancasila melintasi berbagai fase sejarah Indonesia. Analisis historis dimulai dari fase perintisan dan perumusan pada masa pergerakan nasional, perdebatan dasar negara, hingga pengesahannya di awal kemerdekaan. Kajian kemudian mengupas era Orde Lama yang penuh dengan pertarungan ideologi nasionalisme dan agama, era Orde Baru yang menjadikan Pancasila sebagai instrumen legitimasi pembangunan sekaligus membatasi ruang kebebasan sipil, hingga era Reformasi yang membuka ruang demokratisasi serta tantangan baru berupa otonomi daerah dan penegakan hak asasi manusia. Melalui rekam jejak ini, Pancasila digambarkan sebagai nilai yang terus diuji oleh konflik dan kompromi politik antargenerasi.

Pada tataran praktis dan kontemporer, isi buku mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dengan perspektif Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI) serta Sustainable Development Goals (SDGs). Nilai-nilai tersebut diterjemahkan ke dalam pelbagai fungsi, seperti fungsi integratif, emansipatif, dan transformatif, untuk menjawab tantangan sosial seperti kesetaraan gender, perlindungan kelompok rentan, dan inklusi sosial. Sebagai penutup konseptual, karya ini merumuskan kerangka Manajemen Berbasis Pancasila yang mencakup tata nilai, tata ilmu, tata kelola, tata laku, dan tata tuju, yang dirancang sebagai pedoman bagi tata kelola kelembagaan dan pendidikan yang adil, inklusif, serta berkelanjutan.

Posting Komentar

0 Komentar