Ad Code

Responsive Advertisement
6/recent/ticker-posts

Ruang Bicara tak Boleh Hilang

 





Rp.85.000


Penulis: Destita Mutiara

Editor: Muhammad Hafizh Sufi

Ukuran: 15 x 23 cm

Tebal:  xviii + 320  hlm

Penerbit: Madrasah Digital Group

ISBN: 

Harga: Rp. 130. 000-,

Sinopsis

Buku ini menyajikan kajian mendalam mengenai strategi advokasi sosial, mulai dari konsep fasilitasi dan komunikasi partisipatoris yang relevan bagi pemberdayaan masyarakat akar rumput, hingga penyusunan program advokasi berbasis riset, tujuan SMART, dan pemetaan audiens. Bab-bab awal menekankan bagaimana komunitas lokal seperti masyarakat desa di Riau mampu mengambil peran dalam merumuskan solusi lingkungan dan sosial ketika diberi ruang bicara yang setara. Buku ini juga mengangkat pentingnya reformasi regulasi sebagai upaya menegakkan supremasi hukum, serta kekuatan advokasi berbasis komunitas yang mengintegrasikan lobi, kampanye, koalisi, dan media relations untuk memengaruhi kebijakan publik secara strategis.

Pada bagian berikutnya, buku ini membahas tantangan advokasi di era digital, termasuk fenomena jurnalisme advokasi, partisipasi Gen-Z, risiko keamanan digital, serta dinamika ruang publik menurut Habermas. Disinformasi dan krisis komunikasi mendapat perhatian khusus sebagai ancaman terhadap kredibilitas data dan gerakan sosial, sehingga humas modern perlu bekerja lebih responsif, transparan, dan adaptif. Selanjutnya, isu gender dan hak perempuan di ruang digital dibahas melalui perspektif feminisme interseksional, kekerasan siber, serta advokasi implementasi UU TPKS yang membutuhkan kolaborasi berbagai aktor.


Posting Komentar

0 Komentar